Berita

Kaesang Pangarep dianggap telah membenarkan ada gratifikasi dalam penggunaan jet pribadi untuk pergi ke Amerika Serikat/Istimewa

Politik

Ubedilah Badrun: Alasan Kaesang Nebeng Jet Pribadi Benarkan Ada Gratifikasi

SELASA, 17 SEPTEMBER 2024 | 19:54 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pengakuan putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, bahwa dirinya nebeng pesawat jet pribadi temannya saat bepergian ke Amerika Serikat makin memperkuat dugaan adanya gratifikasi.

Menurut analis politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, alasan tersebut bisa digunakan penyidik KPK untuk mendalami dugaan gratifikasi tersebut.

"Alasan nebeng yang dikemukakan Kaesang itu membenarkan dugaan gratifikasi," kata Ubedilah Badrun kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (17/9).


Dari pernyataan itu, Ubaidillah menegaskan, tim penyidik KPK seharusnya bisa memproses Kaesang lebih lanjut terkait gratifikasi yang diterimanya.

"Maka KPK mesti memanggil pemilik private jet tersebut untuk diperiksa apa motif memberikan tebengan ke Kaesang?" katanya.

"Apakah kalau Kaesang bukan anak presiden, bukan adik Gibran, dan bukan adik ipar Bobby, lalu pemilik jet akan memberikan tebengan?" demikian Ubedilah Badrun.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya