Berita

Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto/Net

Politik

Rencana Prabowo Temui Megawati, Hubungan dengan Jokowi Retak?

SELASA, 17 SEPTEMBER 2024 | 13:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rencana pertemuan Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, memunculkan persepsi tentang kemungkinan keretakan hubungan dua tokoh itu dengan Presiden Joko Widodo. 

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos menilai, rencana Prabowo menemui Megawati tidak bisa dikait-kaitkan dengan keretakan hubungan Jokowi dengan PDIP. 

"Pertemuan antara Prabowo dan Megawati tidak bisa ditafsirkan seolah hubungan Prabowo dan Jokowi renggang," ujar Subiran kepada RMOL, Selasa (17/9).


Menurutnya, Prabowo yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gerindra punya kepentingan menjaga stabilitas politik selama 5 tahun ke depan, setelah resmi dilantik pada 20 Oktober 2024.

Karena itu, magister ilmu komunikasi politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu memperkirakan pertemuan Prabowo-Megawati dalam rangka mengkomunikasikan peranan masing-masing di pemerintahan ke depan untuk mencapai visi Indonesia Emas. 

"Justru Prabowo berkepentingan menyatukan semua mantan presiden untuk bersatu dalam lembaga Dewan Pertimbangan Agung, untuk membantu Prabowo membawa Indonesia lepas landas menjadi negara maju," demikian sosok yang kerap disapa Biran itu menambahkan.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya