Berita

Donald Trump/Politico

Dunia

Trump Pantang Mundur Meski Hampir Dua Kali Terbunuh

SELASA, 17 SEPTEMBER 2024 | 09:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Beberapa jam setelah menghadapi ancaman pembunuhan, Donald Trump dengan percaya diri mengatakan tidak akan pernah menyerah dan terus berjuang untuk warga Amerika.

Dalam sebuah pernyataan di situs web kampanyenya, Trump mengungkap kondisinya saat ini baik-baik saja dan meminta para pendukungnya untuk tidak khawatir.

"Saya Donald J. Trump. Jangan takut! Saya aman dan sehat, dan tidak ada yang terluka. Terima kasih Tuhan!,” ungkapnya, seperti dimuat Reuters pada Selasa (17/9).


Trump sangat tahu bahwa upayanya kembali menduduki jabatan Presiden akan dihadapkan pada hal-hal yang sangat tidak terduga dan berbahaya.

Namun Trump menegaskan bahwa dirinya tidak akan pernah menyerah.

"Saya tidak akan berhenti berjuang untuk Anda. Saya tidak akan pernah menyerah! Saya akan selalu mencintai Anda karena mendukung saya. Melalui persatuan kita, kita akan membuat Amerika hebat lagi! Saya tidak akan pernah menyerah!," tegasnya.

Di akun Truth Social-nya, Trump menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak khususnya Dinas Rahasia AS yang kembali berhasil menggagalkan upaya pembunuhan kedua terhadapnya.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Dinas Rahasia AS, Sheriff Ric Bradshaw dan Kantornya yang terdiri dari para patriot yang berani dan berdedikasi, dan, semua penegak hukum, atas pekerjaan luar biasa yang dilakukan hari ini," kata Trump.

Menurut laporan FBI, tersangka bersembunyi di luar lapangan golf pribadi di Florida dengan senapan AK-47 selama hampir 12 jam sebelum akhirnya diketahui oleh Dinas rahasia dan tembakan peringatan diluncurkan.

Pelaku bernama Ryan Wesley Routh, 58, menghadapi dakwaan kepemilikan senjata api meskipun sebelumnya pernah dihukum karena tindak pidana berat dan memiliki senjata api dengan nomor seri yang dihapus.

Dakwaan tambahan mungkin akan dijatuhkan saat penyelidikan berlanjut.

Ancaman pembunuhan pertama Trump terjadi saat ia sedang melakukan kampanye di  Pennsylvania Juli lalu. Telinganya terluka akibat terkena tembakan tersebut, tetapi dia baik-baik saja dan bisa menghadiri konvensi nasional Republik beberapa hari setelahnya.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Gara-gara KUHAP Baru, KPK Tak Bisa Perpanjang Pencegahan Fuad Hasan Masyhur

Jumat, 20 Februari 2026 | 18:04

Patroli Malam Cegah Perang Sarung

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:47

KPK Bakal Serahkan Hasil Telaah Laporan Gratifikasi TCL

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:20

Revitalisasi Taman Semanggi Telan Rp134 Miliar Tanpa Gunakan APBD

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:12

Iran Surati PBB, Ancam Serang Aset Militer AS Jika Trump Lancarkan Perang

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:03

Gibran Ajak Ormas Islam Berperan Kawal Pembangunan

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:02

IPC TPK Optimalkan Layanan Antisipasi Lonjakan Arus Barang Ramadan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:54

Kasus Bundir Anak Berulang, Pemerintah Dituntut Evaluasi Sistem Perlindungan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:47

Pansus DPRD Kota Bogor Bahas Raperda Baru Administrasi Kependudukan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:45

7 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Tubuh dan Mental

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:41

Selengkapnya