Berita

Ilustrasi/AI

Bisnis

Era WFH Usai, Amazon Minta Staf Berkantor Lima Hari Seminggu

SELASA, 17 SEPTEMBER 2024 | 09:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amazon mengubah kebijakannya dalam aturan bekerja. Pada Senin (16/9) waktu setempat, perusahaan mengatakan agar pekerja kembali berkantor lima hari dalam seminggu.

CEO Andy Jassy dalam memonya mengatakan, perusahaan memberi waktu kepada karyawan hingga 2 Januari untuk mulai mematuhi kebijakan baru tersebut. 

Menurutnya,  perubahan ini diperlukan untuk bisa menciptakan hal baru, berkolaborasi, dan tetap terhubung.


Kebijakan baru ini menandai perubahan signifikan dari kebijakan Amazon sebelumnya yang mengharuskan pekerja berada di kantor setidaknya tiga hari seminggu, menyusul pandemi Covid-19 yang telah mengubah sistem kerja banyak perusahaan. 

"Karyawan perusahaan diharapkan berada di kantor lima hari seminggu, di luar keadaan yang meringankan, atau kecuali mereka yang telah diberikan pengecualian," kata Jassy, dikutip dari CNBC.

"Sebelum pandemi, tidak ada jaminan bahwa orang dapat bekerja dari jarak jauh dua hari seminggu, dan itu juga akan berlaku untuk masa mendatang . harapan kami adalah bahwa orang akan berada di kantor di luar keadaan yang meringankan," kata Jassy.

Amazon juga berencana menyederhanakan struktur perusahaannya dengan memangkas jabatan manajer. 

Amazon mengatakan setiap tim akan meninjau struktur mereka sebagai bagian dari proses tersebut, dan mungkin mereka akan mengidentifikasi peran yang tidak lagi diperlukan. Setiap perubahan atau penyesuaian akan diumumkan di tingkat tim.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya