Berita

Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan/RMOL

Politik

Pilgub Jatim Bakal Jadi Medan Perang PBNU dan PKB

SENIN, 16 SEPTEMBER 2024 | 17:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur memang akan diikuti 3 pasangan calon (paslon). Tetapi kontestasi tersebut diperkirakan akan menjadi medan perang antara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang belakangan ini tengah berselisih. 

Dalam pandangan pengamat politik Yusak Farchan, perseteruan PKB dan PBNU yang kini terjadi akan masuk ke tataran politik praktis. Termasuk merebut pengaruh di Jawa Timur yang merupakan wilayah dengan mayoritas warganya adalah Nahdliyin. 

"Pilgub Jatim akan menjadi battleground PKB vs PBNU," ujar Yusak kepada RMOL, pada Senin (16/9). 


Menurut Direktur Eksekutif Citra Institute itu, PBNU akan merapat ke salah satu paslon yang disokong oleh rezim, seperti pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak.

Selain itu, dia juga meyakini PBNU akan menggunakan kekuasaan politik yang kini dimiliki olehnya di pemerintahan Presiden Joko Widodo. 

"Dalam konteks Pilgub Jatim, masuknya Gus Ipul ke Kabinet Jokowi (menjadi Menteri Sosial, red) juga berpotensi membendung atau menggembosi jagoan PKB yaitu pasangan Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim," tuturnya. 

"Dengan masuknya Gus Ipul ke kabinet, NU struktural lebih bisa mengkonsolidasikan diri untuk membendung langkah politik PKB dalam merebut kursi Gubernur Jatim, sekaligus mempermulus jalan kemenangan bagi Khofifah-Emil," demikian Yusak.

Adapun 3 paslon yang akan bersaing pada Pilgub Jatim 2024 adalah yakni pertama Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak yang diusung PAN, Gerindra, Golkar, Demokrat, PPP, PSI, PKS, Perindo, Nasdem, Partai Buruh, Gelora, PBB, PKN, Garuda, dan Prima.

Kemudian paslon Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hanura, dan Ummat. Sedangkan satu paslon lainnya adalah Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim yang diusung satu parpol yaitu PKB.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya