Berita

Seorang warga berpelukan dengan kerabatnya setelah dievakuasi dari rumahnya yang terendam banjir di Jesenik, Ceko/AP

Global

Banjir Eropa Tengah Renggut Delapan Nyawa

SENIN, 16 SEPTEMBER 2024 | 14:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hujan deras yang mengguyur kawasan Eropa tengah selama beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir bandang hingga memakan korban jiwa.

Mengutip Associated Press pada Senin (16/9), banjir telah merenggut enam nyawa di Rumania, satu di Austria dan satu di Polandia.

Menurut laporan polisi, di Ceko empat orang yang tersapu banjir masih hilang.


Dikatakan bahwa selain hujan deras, banjir bandang di Eropa Tengah terjadi disebabkan oleh sistem tekanan rendah bernama Boris, dan telah menyebabkan jebolnya tanggul sungai di beberapa bagian wilayah tersebut.
 
Ribuan rumah rusak selama akhir pekan, jembatan hanyut dan sedikitnya 250.000 rumah tangga, terutama di Ceko terkena dampak pemadaman listrik.

Kota-kota dan desa-desa di pegunungan Jeseniky, Ceko terendam dan terisolasi oleh derasnya air yang mengubah jalan menjadi sungai.

Militer mengirim helikopter untuk membantu evakuasi.

Wali kota Jesenik Zdenka Blistanova mengatakan kepada televisi publik Ceko bahwa beberapa rumah di kotanya dan kota-kota terdekat lainnya telah hancur oleh banjir.

"Jesenik di Ceko terendam dan terisolasi oleh derasnya banjir. Sejumlah jembatan dan jalan juga rusak parah," ungkapnya.

Masih di Ceko, 10.000 warga di kota Opava telah diminta untuk mengevakuasi diri ke dataran tinggi.

Pihak berwenang menyatakan seluruh negara bagian Austria Hilir di bagian timur laut negara itu sebagai zona bencana, sementara 10.000 pasukan bantuan sejauh ini telah mengevakuasi 1.100 rumah di sana.

Di Austria Hilir, situasinya sangat berbahaya di sepanjang Sungai Kamp, yang mengalir ke Sungai Donau.

Waduk Ottenstein di Sungai Kamp masih berfungsi sebagai penyangga, tetapi bisa mencapai batasnya dalam beberapa jam ke depan, yang dapat menyebabkan lebih banyak banjir.

"Kami mengalami saat-saat sulit dan dramatis di Austria Hilir. Bagi banyak orang di Austria Hilir, ini mungkin akan menjadi saat-saat tersulit dalam hidup mereka," kata Johanna Mikl-Leitner, gubernur Austria Hilir.

Di Wina, Sungai Wien meluap, membanjiri rumah-rumah dan memaksa evakuasi pertama rumah-rumah di sekitar sungai.

Pihak berwenang Rumania mengatakan hujan tidak terlalu deras pada hari Minggu (15/9). Para pekerja berusaha memulihkan pasokan listrik ke sekitar 11.000 rumah dan upaya pembersihan dimulai saat penduduk meninjau kerusakan.

Perdana Menteri Polandia, Donald Tusk mengatakan situasi banjir di sana cukup dramatis. Di Glucholazy, air yang naik meluap dari tanggul sungai dan membanjiri jalan-jalan dan rumah-rumah.

Dikatakan bahwa pasokan energi dan komunikasi terputus di beberapa daerah yang terendam banjir, dan beberapa wilayah mungkin akan menggunakan layanan Starlink berbasis satelit.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya