Berita

Kandidat oposisi Venezuela Edmundo Gonzalez Urrutia bertemu dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez di Istana La Moncloa di Madrid/AFP

Dunia

Spanyol Bantah Terlibat Plot Pembunuhan Maduro

SENIN, 16 SEPTEMBER 2024 | 11:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Spanyol membantah terlibat dalam rencana pembunuhan Presiden Nicolas Maduro, seperti yang dilaporkan otoritas Venezuela pada Minggu (15/9). 

Dua di antara enam warga asing yang ditangkap otoritas Venezuela atas dugaan plot pembunuhan dan pengacauan negara, berasal dari Spanyol. 

Dalam sebuah pernyataan, pejabat anonim di Kementerian Luar Negeri Spanyol menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki niat apapun untuk menyebabkan kekacauan di Venezuela. 


“Spanyol menyangkal dan dengan tegas menolak segala tuduhan bahwa mereka terlibat dalam operasi destabilisasi politik di Venezuela,” kata dia, seperti dimuat AFP. 

Dia juga memastikan bahwa dua orang Spanyol yang ditahan Venezuela bukan bagian dari Badan Intelijen CNI Spanyol ataupun badan nasional lainnya. 

"Spanyol membela solusi yang demokratis dan damai untuk situasi di Venezuela," kata sumber itu.

Menteri Dalam Negeri Venezuela Diosdado Cabello melaporkan enam warga negara asing ditahan atas dugaan merencanakan serangan terhadap Presiden Maduro dan pemerintahannya.

Dikatakan bahwa keenam orang tersebut bekerjasama dengan badan intelijen di Amerika Serikat dan Spanyol serta pemimpin oposisi Venezuela Maria Corina Machado.

Penangkapan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Venezuela dan Amerika Serikat serta Spanyol atas pemilihan presiden yang disengketakan pada 28 Juli lalu. 

Dua negara itu menolak kemenangan yang diklaim Presiden Nicolas Maduro dan menyebutnya sebagai kecurangan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya