Berita

Kamala Harris dan Joe Biden/Slate.com

Dunia

Harris dan Biden Lega Trump Selamat dari Upaya Penembakan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2024 | 10:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Berita upaya penembakan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump telah sampai ke telinga lawan politiknya, Wakil Presiden Kamala Harris dan Presiden Joe Biden.

Dalam sebuah pernyataan Harris mengaku bersyukur bahwa Trump berhasil selamat dari upaya pembunuhan yang kedua kalinya jelang pemilu 2024.

"Saya bersyukur mantan Presiden Trump selamat. Saya memuji Dinas Rahasia AS dan mitra penegak hukum atas kewaspadaan mereka," ujarnya, seperti dimuat Politico pada Senin (16/9).


Harris mengutuk segala bentuk tindakan kekerasan yang bermotif politik. Dia juga merasa khawatir tentang ancaman mematikan yang menyimpan Trump baru-baru ini.

"Saya mengutuk kekerasan politik. Kita semua harus melakukan bagian kita untuk memastikan bahwa insiden ini tidak mengarah pada lebih banyak kekerasan," tegasnya.

Senada dengan Harris, Presiden Biden mengaku lega bahwa Trump dalam keadaan baik-baik saja usai upaya penembakan tersebut.

“Saya lega mantan Presiden tidak terluka. Ada penyelidikan aktif atas insiden ini sementara penegak hukum mengumpulkan lebih banyak detail tentang apa yang terjadi," kata dia.

Biden menegaskan bahwa tidak boleh ada kekerasan politik atau kekerasan apapun di Amerika Serikat. Dia juga berupaya memastikan pejabat keamanan di negara itu bekerja maksimal.

"Saya akan terus memastikan bahwa Dinas Rahasia memiliki semua sumber daya, kemampuan, dan tindakan perlindungan yang diperlukan untuk memastikan keselamatan mantan Presiden,” ujar Biden.

Trump kembali menjadi target pembunuhan oleh seorang pria bersenjata AK-47 yang bersembunyi di semak-semak lapangan golf West Palm Beach, Florida, Minggu sore waktu setempat (15/9).

Tersangka yang teridentifikasi bernama Ryan Wesley Routh berhasil diamankan ketika berusaha melarikan diri. Laporan New York Times menyebut pelaku merupakan fans berat Ukraina, dan pernah pergi berperang di sana.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya