Berita

Ilustrasi/RMOL

Tekno

Saudi Optimis Dapatkan Akses ke Chip Nvidia Tahun Depan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2024 | 08:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Arab Saudi optimistis bisa mendapatkan akses ke chip berkinerja tinggi buatan produsen chip AS Nvidia.

Negara itu  berambisi untuk mengembangkan dan mengoperasikan model kecerdasan buatan yang paling canggih.

Dikutip dar CNBC, Senin (16/9), seorang pejabat tinggi di Otoritas Data dan AI Saudi, Abdulrahman Tariq Habib, mengatakan bahwa kerajaan berharap dapat membuat langkah besar tersebut tahun depan.


Ini adalah ekspektasi yang signifikan mengingat kontrol ekspor ketat Amerika Serikat sejauh ini telah mencegah ekspor chip ke kerajaan tersebut. 

Habib menyampaikan komentar tersebut di sela-sela GAIN, pertemuan puncak AI internasional Arab Saudi, yang berlangsung di Riyadh minggu lalu. 

"Akan sangat berarti bagi Arab Saudi untuk memiliki akses ke chip tersebut," kata Habib, yang ia maksud adalah Nvidia H200s, chip terkuat yang digunakan dalam GPT-4o OpenAI.

"Ini akan memudahkan bisnis antara Saudi dan AS," katanya, menambahkan bahwa hal itu juga akan membuka banyak peluang untuk membangun kapabilitas, kapabilitas komputasi, di kerajaan tersebut. 

Habib menegaskan mereka telah bekerja keras dalam tiga tahun terakhir untuk proyek tersebut. 

"Oleh karena itu, kami bekerja dan berkolaborasi dengan seluruh komunitas internasional dan berkontribusi untuk menjadi salah satu negara yang paling aktif dalam analisis data," tambahnya.

Arab Saudi menggelontorkan investasi yang cukup besar untuk mengembangkan ekosistem AI yang kuat di kerajaan tersebut. Kerajaan bertujuan menjadikan AI sebagai 12 persen dari produk domestik brutonya pada tahun 2030. 

Menurut laporan yang diterbitkan pada tanggal 9 September, Dana Investasi Publik kerajaan senilai 925 miliar Dolar AS akan memimpin investasi tersebut.

Upaya tersebut merupakan bagian dari Visi 2030, sebuah inisiatif yang diluncurkan oleh Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman untuk memodernisasi ekonomi Saudi dan mendiversifikasi pendapatannya dari minyak.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya