Berita

Menteri Dalam Negeri Venezuela Diosdado Cabello mengumumkan sejumlah warga negara asing ditahan karena dicurigai mencoba mengganggu stabilitas negara, dan memperlihatkan senjata yang disita oleh pihak berwenang, di Caracas pada Minggu, 15 September 2024/RNZ

Dunia

Venezuela Tangkap Enam Warga Asing, Diduga Punya Rencana Bunuh Maduro

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2024 | 13:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tiga warga negara Amerika, dua warga negara Spanyol, dan seorang warga negara Ceko ditangkap otoritas Venezuela karena diduga berencana membunuh Presiden Nicolas Maduro. 

Penangkapan itu diumumkan di televisi pemerintah oleh Menteri Dalam Negeri Venezuela, Diosdado Cabello, pada Minggu (15/9). 

Cabello mengungkap identitas warga asing tersebut di antaranya anggota angkatan laut AS william joseph castañeda gomez, dua warga Amerika bernama David Estrella dan Aaron Barrett Logan, dua warga negara Spanyol José María Basoa Valdovinos dan Andrés Martínez Adasme serta satu warga negara Ceko bernama Jan Darmovzal. 


Dikatakan Cabello, mereka terlibat dalam rencana yang dipimpin CIA untuk menggulingkan pemerintah Venezuela dan membunuh beberapa anggota kepemimpinannya. 

"CIA berada di garis depan dalam operasi ini. Pusat Intelijen Nasional Spanyol juga terlibat. Itu sama sekali tidak mengejutkan kami,” ujar Cabello, seperti dimuat Associated Press

Dalam acara televisi tersebut, Cabello menunjukkan gambar senapan yang katanya disita dari para tersangka. 

Penangkapan warga negara Amerika tersebut melibatkan seorang anggota militer AS, yang diidentifikasi Cabello sebagai Navy SEAL yang pernah bertugas di Afghanistan, Irak, dan Kolombia.

Kedutaan Besar Spanyol di Venezuela belum merespons penangkapan warga negaranya.

Departemen Luar Negeri AS mengonfirmasi ada dua personel militer AS yang ditahan di Venezuela. 

Amerika membantah adanya upaya pembunuhan terhadap Maduro. 

"Setiap klaim keterlibatan AS dalam rencana untuk menggulingkan Maduro secara kategoris salah. Amerika Serikat terus mendukung solusi demokratis untuk krisis politik di Venezuela," tegas Deplu AS. 

Pengumuman penangkapan itu muncul hanya dua hari setelah Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi kepada 16 sekutu Maduro yang dituduh memanipulasi pemungutan suara selama pemilu 28 Juli lalu dan melakukan pelanggaran hak asasi manusia.

Awal minggu ini, parlemen Spanyol mengakui kandidat oposisi Edmundo Gonzalez sebagai pemenang, yang membuat marah sekutu Maduro, hingga berencana menangguhkan hubungan dengan Madrid.

Ketegangan antara pemerintah Venezuela dan AS juga meningkat setelah pemilihan, yang hasilnya memicu protes di Venezuela.

Dewan Pemilihan Venezuela (CNE) menyatakan Maduro sebagai pemenang dalam pemilu dua bulan lalu dengan perolehan suara 52 persen suara. 

Kendati demikian, CNE dikritik karena tidak mampu menampilkan hasil kemenangan Maduro secara rinci. Mereka mengklaim mengalami serangan siber selama pemilu, sehingga beberapa data hilang. 

Klaim itu juga telah diakui oleh Mahkamah Agung Venezuela beserta dengan keabsahan kemenangan Maduro.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya