Berita

Presiden Joko Widodo/Ist

Politik

Pasukan Berani Mati Pembela Jokowi Relawan Paling Aneh Sedunia

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2024 | 11:09 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Publik ramai-ramai mengecam kehadiran Pasukan Berani Mati Pembela Jokowi yang berencana mengadakan apel akbar di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, pada Minggu mendatang (22/9).

Analis politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun menilai keberadaan Pasukan Berani Mati Pembela Jokowi tidak masuk akal.

"Itu relawan paling aneh sedunia," kata Ubedilah  kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu (15/9).


Menurutnya, seharusnya para relawan itu berani mati-matian membela NKRI bukan Jokowi yang pada 20 Oktober 2024 akan lengser dari kursi presiden.

"Karena berani mati kok untuk bela Jokowi, bukan untuk bela republik," tegas Ubedilah.

Ubedilah meminta agar relawan tersebut dibubarkan. Karena cuma menunjukkan kelemahan Jokowi yang harus dibela secara mati-matian oleh relawannya.

"Sebaiknya pasukan berani mati Jokowi itu dibubarkan saja bikin negeri ini makin tidak rasional. Fenomena pasukan berani mati ini juga menunjukan betapa ketakutanya Jokowi," tutup Ubedilah.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya