Berita

Ketua Sementara DPRD DKI Jakarta Achmad Yani

Politik

PKS: Siapapun Paslon Terpilih di Jakarta Harus Diterima

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2024 | 10:11 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Warga diminta  menjaga kondusifitas jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta tahun 2024.

Rencananya, Pilkada dilaksanakan pada 27 November. Kini, memasuki tahap penelitian persyaratan calon. Hasilnya diumumkan pada 22 September.

“Ini kita akan memasuki pemilihan kepala daerah. Mari kita jaga situasi supaya tetap kondusif. Antara eksekutif dan kami legislatif harus bersinergi untuk menjaga situasi kondusif saat ini,” kata Ketua Sementara DPRD DKI Jakarta Achmad Yani dikutip Minggu (15/9).


Yani mengatakan, siapapun yang terpilih dalam kontestasi Pilkada Jakarta harus diterima sebagai pemimpin Jakarta. 

Artinya, pasangan yang terpilih punya kewajiban untuk membangun Jakarta dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga Jakarta.

“Maka kita berharap siapapun dia yang terpilih nanti bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jakarta,” kata politikus PKS ini.

Menurut dia, sinergi antara eksekutif dan legislatif di Jakarta harus tetap dijaga pasca penyelenggaraan Pilkada. Dengan begitu, pembangunan di Jakarta dapat dilaksanakan bersama-sama dengan baik.

Apalagi DPRD Jakarta memiliki tiga fungsi utama, yakni fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan.

“Kita bangun sinergi antara eksekutif dan legislatif bagaimana bisa bermitra dengan baik melaksanakan program kegiatan untuk kesejahteraan warga Jakarta,” pungkas Yani.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya