Berita

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat mengunjungi NTT /Istimewa

Politik

Serahkan Sertifikat Tanah di Kupang, AHY Terkenang Masa Sekolah di Dili

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2024 | 05:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penyerahan sertifikat tanah kepada masyarakat bekas Timor Timur di Desa Oebola Dalam, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilakukan langsung oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

Kehadirannya di tempat tersebut membuat AHY terkenang dirinya saat bersekolah di Dili, Timor Leste.

"Saya tidak pernah menyangka karena benar walaupun saya bukan lahir (di sana) tapi saya pernah hidup dan sekolah di Dili, Timor Timur tahun 1986 hingga 1988. Dua setengah tahun ketika itu Pak SBY, Presiden ke-6 Republik Indonesia mendapatkan tugas sebagai Komandan Batalyon 744 SYB, saya sekeluarga tinggal di Dili," ungkap AHY dalam keterangannya, Sabtu (14/9).


AHY pun mengaku masih ingat letak rumah dinas yang ditempatinya semasa SBY dinas di Dili. Masa lalu tak boleh dilupakan, kata AHY.

"Kita lihat hari ini dan ke depan tapi tidak boleh melupakan masa lalu, karena tanpa masa lalu tidak ada kita hari ini, tidak ada masa depan Indonesia juga tanpa mengapresiasi masa lalu," ucapnya.

AHY menambahkan, rasa nasionalisme dan patriotisme mulai tumbuh ketika dirinya tumbuh dan besar di lingkungan TNI. Dan rasa nasionalisme dan patriotisme terus berada di dalam dirinya hingga saat ini menjabat sebagai Menteri ATR/Kepala BPN.

"Dan ketika saya mendapatkan amanah di Kementerian ATR/BPN ini salah satu prioritas yang langsung saya tangani bagaimana kita bisa segera menuntaskan status sekaligus juga hak atas tanah bagi masyarakat pejuang eks Timor Timur," kata AHY disambut tepuk tangan meriah ratusan warga dan undangan yang memadati di dalam dan di luar tempat pertemuan di Kapela.

Dalam kesempatan tersebut AHY menyerahkan 505 sertifikat tanah, yang terdiri dari sertipikat Redistribusi Tanah, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), dan rumah ibadah.

Hadir mendampingi Menteri AHY, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi NTT beserta jajaran. Turut hadir, Pj Gubernur NTT beserta jajaran Forkopimda Provinsi NTT.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya