Berita

X/tangkapan layar RMOL

Dunia

Brasil Cabut Pembekuan Rekening Starlink dan X

SABTU, 14 SEPTEMBER 2024 | 11:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hakim Agung Brazil Alexandre de Moraes akhirnya mencabut pembekuan rekening bank Starlink dan X. 

Pencabutan dilakukan setelah kedua perusahaan Elon Musk itu mentransfer jumlah yang dimintanya, yaitu sebesar 18,35 juta real (Rp50,8 miliar) ke kas negara.

Dikutip dari Reuters, Sabtu (14/9), pengadilan mengatakan, jumlah yang ditransfer ke Brazil mencapai total denda X yang terutang kepada negara tersebut, yang telah dijatuhkan di tengah perseteruan antara Musk dan Moraes.


Hakim telah memerintahkan pemblokiran X di Brasil. Brasi merupakan pasar keenam terbesar. Pemblokiran dijatuhkan setelah platform tersebut gagal mematuhi perintah untuk menghapus beberapa akun yang dituduh menyebarkan berita palsu dan pesan kebencian yang menurut hakim merupakan ancaman bagi demokrasi. 

Musk, pada gilirannya, telah menentang perintah dan menyebutnya sebagai "sensor."

X juga gagal mencantumkan nama perwakilan hukum setempat sebagaimana diharuskan oleh hukum Brasil. 

Selain memblokir X, Moraes juga memerintahkan pembekuan rekening akun X sekaligus Starlink di negara tersebut, yang diduga untuk digunakan menutupi denda yang terutang oleh X.

Menurut Mahkamah Agung, Moraes belum mencabut keputusannya untuk memblokir akses ke X di Brazil karena dikatakan masalah seputar kurangnya perwakilan hukum belum ditangani, sementara penghapusan konten yang diperintahkan oleh hakim belum dipenuhi.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya