Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Putin Yakin Serangan Jarak Jauh Ukraina ke Rusia Libatkan Satelit NATO

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2024 | 08:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keterlibatan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya dalam perang antara Rusia dan Ukraina dianggap sudah terlalu jauh oleh Presiden Vladimir Putin.

Dalam pernyataan terbarunya pada Kamis (12/9), Putin mengatakan penggunaan senjata Barat oleh Ukraina secara langsung telah melibatkan AS dan sekutunya dalam konflik dengan Rusia dan akan ditanggapi dengan respons yang tepat oleh Moskow.

"Kami tidak berbicara tentang mengizinkan atau melarang rezim Kiev menyerang wilayah Rusia," kata Putin, seperti dikutip dari RT, Jumat (13/9).


"Mereka sudah melakukannya, dengan kendaraan udara tak berawak dan sarana lainnya," ujarnya.

Barat telah mengirim rudal jarak jauh seperti Storm Shadows dan ATACMS ke Ukraina, yang sejauh ini telah digunakan Kiev untuk menyerang Krimea dan Donbass. 

Namun, dalam beberapa hari terakhir, AS dan Inggris telah mengisyaratkan bahwa mereka mungkin mengizinkan senjata ini digunakan untuk menyerang target yang lebih dalam di wilayah Rusia yang diakui secara internasional.

Putin dalam pernyataannya juga menyinggung keterlibatan NATO. Sebab menurutnya, Ukraina tidak memiliki kemampuan untuk menggunakan sistem jarak jauh Barat, dan mencatat bahwa penargetan serangan semacam itu memerlukan intelijen dari satelit organisasi tersebut.

"Ini berarti negara-negara NATO, AS, dan negara-negara Eropa berperang melawan Rusia," kata Putin.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya