Berita

Tangkapan layar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Ruang Rapat Komisi I DPR, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (12/9).

Politik

RDP dengan Komisi I DPR

Menlu Retno Mohon Pamit: Jangan Lelah Mencintai Indonesia

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2024 | 18:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPR dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dengan agenda laporan pertanggungjawaban Kementerian Luar Negeri (Kemlu) penuh haru.

Dalam rapat tersebut, Menlu dua periode itu meminta maaf kepada seluruh anggota Komisi I DPR jika selama menjabat sebagai menteri banyak yang belum mencapai target yang diinginkan.

Retno menyiratkan bahwa dirinya tidak kembali menjadi menteri lagi dan memohon pamit kepada DPR.


"Saya mohon pamit dan saya mohon maaf jika dalam pelaksanaan tugas ada yang membuat ibu bapak kurang berkenan," kata Retno di Ruang Rapat Komisi I DPR, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (12/9).

Mantan Dubes RI untuk Belanda itu berpesan kepada seluruh anggota dewan agar jangan lelah berbuat baik untuk bangsa Indonesia.

"Sekali lagi jangan pernah lelah mencintai Indonesia, jangan pernah lelah berbuat baik untuk Indonesia. Terima kasih, sekali lagi saya mohon pamit ibu bapak," ucapnya sambil berdiri menundukkan tubuhnya di hadapan seluruh anggota dewan.

Melihat momen itu, seluruh anggota dewan memberikan tepuk tangan dan merasa terharu dengan menlu nyentrik tersebut.

Retno berharap Indonesia akan lebih baik dan menitipkan pesan agar DPR tetap memperjuangkan rakyat Palestina demi keadilan dan kemanusiaan.

"Saya yakin ke depan Indonesia akan menjadi lebih baik untuk semua. Ibu bapak, salah satu isu yang ingin saya titipkan terutama untuk komisi I yang akan datang adalah mengenai Palestina," tutupnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya