Berita

Wakil Presiden Kamala Harris berjabat tangan dengan mantan Presiden Donald Trump selama upacara peringatan 23 tahun serangan teror 11 September di World Trade Center di Ground Zero, di New York City/Getty Image

Global

Harris Kembali Jabat Tangan Trump di Peringatan Tragedi 11/9

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2024 | 12:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mengesampingkan permusuhan politik sejenak, Presiden Joe Biden, Wakil Presiden Kamala Harris, mantan Presiden Donald Trump, dan Senator JD Vance datang ke Ground Zero di Manhattan untuk memperingati serangan 11 September (9/11) yang ke-23.

Trump dan Harris yang baru selesai menggelar debat beberapa jam lalu kemudian dipertemukan kembali di acara peringatan tersebut.

Keduanya tampak kembali berjabat tangan jelang upacara peringatan. Harris menoleh ke arah Trump dan keduanya mengulurkan tangan.


Sementara wakil Trump, Vance dan Harris tampaknya tidak berinteraksi.

Harris dan Biden kemudian pergi ke Shanksville, Pennsylvania, untuk berpartisipasi dalam upacara peletakan karangan bunga di tugu peringatan Penerbangan 93.

Pada upacara itu, Biden meletakkan tangannya di karangan bunga saat kelompok kecil yang bersamanya menundukkan kepala.

Presiden dan wakil presiden juga singgah di stasiun pemadam kebakaran sukarela Shanksville yang menjadi titik kumpul utama bagi keluarga pada tahun 2001.

Biden dan Harris mengamati pajangan salib yang terbuat dari serpihan pesawat. Biden membuat tanda salib sebelum masuk untuk menemui beberapa keluarga yang menjadi korban 9/11.

Di dalam stasiun pemadam kebakaran, Biden mengenakan topi Trump sebentar sebagai isyarat nyata persatuan bipartisan. Ini juga menjadi tanda bahwa kepentingan politik berusaha diredam selama acara peringatan penting.

"Dia menyerahkan topi kepada seorang pria yang mengenakan topi Trump sebagai isyarat, dan pria itu memberikan Biden topinya untuk dipakai sebentar," kata juru bicara Gedung Putih, seperti dimuat CNN.

Gambar-gambar menunjukkan Biden tersenyum lebar saat mengenakan topi itu.

Biden dan Harris kemudian pergi ke Pentagon di Arlington, Virginia, untuk upacara peletakan karangan bunga lainnya.

Hampir 3.000 orang tewas ketika kelompok teror membajak empat pesawat komersial pada 11 September 2001. Dua pesawat menabrak masing-masing Menara Kembar World Trade Center di Lower Manhattan.

Pesawat lainnya menabrak Pentagon, dan yang keempat jatuh di sebuah ladang di pedesaan Pennsylvania setelah penumpang mencoba menggagalkan pembajakan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya