Berita

Wakil Presiden Republik Bolivarian Venezuela, Delcy Rodriguez membuka "Kongres Dunia Melawan Fasisme, Neo-fasisme, dan Ekspresi Serupa" di Centro de Convenciones Parque Bolívar, Caracas, Rabu siang (10/9)/RMOL

Dunia

Delcy Rodriguez: Neo-Fasisme Manfaatkan Perkembangan Teknologi Digital

RABU, 11 SEPTEMBER 2024 | 00:26 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Fasisme menemukan bentuk baru seiring perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Dengan menguasai dan mengendalikan ruang digital kaum neofasis menyerang pihak-pihak yang tidak mereka inginkan dan membangun kebencian massal pada mereka.

Ketika membuka "Kongres Dunia Melawan Fasisme, Neo-fasisme, dan Ekspresi Serupa" di Centro de Convenciones Parque Bolívar, Caracas, Rabu siang (10/9), Wakil Presiden Republik Bolivarian Venezuela, Delcy Rodriguez, menunjuk hidung Elon Musk sebagai salah seorang tokoh fasis. 

Seperti pemerintah Amerika Serikat, Elon Musk yang memiliki aplikasi X yang populer menanamkan kebencian di tengah masyarakat dunia pada Venezuela.


"Hanya karena rakyat Venezuela menolak keinginan mereka untuk kembali menguasai negara kami," ujar wanita berusia 55 tahun yang pernah menjadi Menteri Tenaga Rakyat untuk Komunikasi dan Informasi (2013-2014) dan Menteri Luar Negeri (2014-2017).

"Kongres Dunia Melawan Fasisme, Neo-Fasisme, dan Ekspresi Serupa" digelar Venezuela tidak hanya untuk membela kepentingan dan kedaulatan Venezuela pasca Pilpres 2024 yang digelar akhir Juli lalu, tapi juga untuk membela perjuangan bangsa terjajah di muka bumi, terkhusus Palestina.

Kongres dihadiri ratusan delegasi internasional dari setidaknya 95 negara.

Setelah pemungutan suara Pilpres 2024 tanggal 28 Juli yang diikuti protes dari kelompok oposisi yang tidak menerima kekalahan, Elon Musk berkicau di akun X mengatakan bahwa telah terjadi kecurangan besar. Dia juga mengatakan Nicolas Maduro Moros yang kembali memenangkan pemilihan sebagai diktator dan badut.

Sebagai balasan atas kicauan Elon Masuk, Maduro sempat memblokir aplikasi X selama 10 hari sejak tanggal 9 Agustus.

"Ini adalah respon kami. Hari ini Anda hadir dan melihat rakyat Venezuela bekerja untuk masa depan mereka. Rakyat kami memiliki kesabaran dan tidak akan menegosiasikan masa depan mereka dengan dengan kepentingan kaum fasis yang ingin menghancurkan kedaulatan kami," ujar Delcy yang menjadi Wakil Presiden pertama kali usai Pilpres 2018 dan kembali ditunjuk Maduro sebagai Wakil Presidan dalam susunan kabinet baru.

Amerika Serikat tidak mengakui pemerintahan Venezuela. Tapi, kata Delcy Rodriguez lagi, "Who cares? Siapa yang peduli?"

"Rakyat kami telah meratifikasi pemerintahan Maduro dengan perjuangan dan harga diri," demikian Delcy Rodriguez.


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya