Berita

Penjabat Gubernur Jakarta, Heru Budi Hartono/RMOL

Politik

Heru Budi Nasihati 'Anak Abah' jadi Pemilih yang Baik

SELASA, 10 SEPTEMBER 2024 | 19:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024, muncul gerakan 'Tusuk 3 Paslon' di Jakarta. Gerakan ini disebut-sebut dipelopori 'anak Abah', istilah bagi pendukung mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, merespons gerakan ini dengan mengimbau masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan bijak dan sesuai hati nurani. 

Heru menegaskan pentingnya menjaga ketertiban selama masa kampanye dan pemilihan, serta memastikan bahwa proses demokrasi berjalan dengan damai dan sesuai dengan aturan yang berlaku.


"Itu urusannya KPU dan Bawaslu," jelasnya di Balaikota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (10/9).

Ia mengingatkan bahwa setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi dengan baik dan tidak mudah terpengaruh oleh gerakan yang berpotensi memecah belah.

"Ya gunakan hak, hak sebagai pemilih dengan baik," tandas Heru Budi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya