Berita

Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah PKS Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli/Ist

Politik

PKS Tagih Konsistensi Anies Perangi Golput

SELASA, 10 SEPTEMBER 2024 | 16:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jejak digital Capres 2024 yang sebelumnya dengan tegas mengimbau masyarakat agar tidak golput dalam pemilu kembali disorot Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah PKS Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli.

Taufik mengingatkan ketiga Capres 2024 yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo pernah kompak menyerukan pentingnya berpartisipasi dalam pemilu demi masa depan bangsa.

"Jejak digital Capres 2024 ketiganya menyarankan agar rakyat tidak Golput dalam Pemilu," kata Taufik kepada RMOL di Jakarta, Selasa (10/9).


Namun, Taufik yang kembali dilantik menjadi Anggota Dewan Kebon Sirih untuk periode keduanya, mempertanyakan sikap mereka saat ini, terutama terkait Pilkada 2024. 

Menurutnya, mantan pendukung mereka justru kini ada yang menggaungkan gerakan golput dan berpotensi mempengaruhi partisipasi publik dalam pemilihan.

"Tapi bagaimana sekarang? Ketika mereka bukan menjadi salah satu calon?" ungkap Taufik bertanya-tanya.

Diketahui, setelah gagal di Pilpres 2024, Anies memutuskan untuk kembali maju di Pilkada Jakarta. 

Sayangnya di tengah perjalanan, Anies gagal mendapat tiket dari Parpol, sehingga niatan maju Pilkada Jakarta harus pupus .

Belakangan, muncul gerakan 'Anak Abah tusuk tiga pasangan calon' di Pilkada Jakarta sebagai bentuk kekecewaan. Anak Abah sendiri sebutan bagi pendukung Anies Baswedan. 

Menanggapi hal itu, Taufik Zoelkifli berharap agar seluruh pihak, termasuk mantan capres, tetap konsisten dalam mengajak masyarakat berpartisipasi aktif di pemilu dan pilkada demi menjaga demokrasi yang sehat.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya