Berita

Cagub-Cawagub Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno bertemu Jusuf Kalla di Jakarta Selatan. (Foto Dok. Tim Media Pramono-Rano)

Nusantara

Pramono dan JK Tidak Bahas Anak Abah Coblos 3 Paslon

SELASA, 10 SEPTEMBER 2024 | 13:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pertemuan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno dengan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Senin (9/9) malam, berlangsung hangat dan akrab. Sebab, Pramono merupakan teman lama JK.

"Mas Pram dan Pak JK merupakan teman lama yang sudah bekerja sama di pemerintahan lebih dari 20 tahun, terlihat dari hangatnya sambutan pak JK saat menyambut langsung dari depan pintu rumahnya saat mas Pram sampai ke kediaman pak JK,"kata Jubir Pram-Rano, Aldy Perdana Putra, dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa (10/9). 

Aldy yang pada Pilpres lalu menjabat Jubir Timnas Anies-Muhaimin menyampaikan bahwa tujuan Pram dan Bang Doel mengunjungi JK adalah untuk memohon doa restu dan berdiskusi dalam melihat permasalahan-permasalahan utama yang ada di Jakarta.


"Mas Pram dan Pak JK memiliki banyak kesamaan dalam sudut pandang permasalahan utama di Jakarta, yaitu Kemacetan, Banjir, dan Kekumuhan,” tuturnya. 

JK memuji dan membanggakan kerja keras dan sikap santun serta tidak menggebu-menggebu Pramono.

Lebih jauh, Aldy menanggapi perihal ada atau tidaknya pembahasan terkait Anies Baswedan dan gerakan yang mengatasnamakan anak abah coblos tiga paslon. Ia memastikan isu itu tidak ada.

"Tidak ada pembahasan Pak Anies dalam diskusi Mas Pram dengan Pak JK dan untuk isu coblos tiga calon. Semoga gagasan-gagasan keberlanjutan Mas Pram dapat membuka hati teman-teman pemilih nantinya untuk melihat keseriusan Mas Pram dalam mengurus Jakarta kedepannya,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya