Berita

Ketua Bidang Geomaritim Partai Nogoro, Rusdianto Samawa/RMOL

Politik

Partai Negoro Dukung Program Hilirisasi Rumput Laut Prabowo

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 19:53 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto diyakini akan membawa bangsa ini pada kejayaan dan kesejahteraan.

Ketua Bidang Geomaritim Partai Nogoro, Rusdianto Samawa menyatakan bahwa posisi strategis Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar memiliki banyak potensi kelautan.

Beberapa program Prabowo, yakni hilirisasi rumput laut dan makan bergizi gratis sangat menunjang pengelolaan potensi kelautan tersebut.


“Tentu dengan pola kepemimpinannya, dipercaya merekatkan kepentingan nasional. Terutama wilayah pangan, ekonomi, dan kesejahteraan rakyat. Partai Negoro berpandangan objektif atas berbagai terobosan yang akan dikerjakan dalam tahapan kebijakan Pak Prabowo,” kata Rusdianto dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (9/9).

"Nasionalisasi pangan, sandang dan papan dengan program makan bergizi gratis merupakan rencana yang sangat briliant selalu dinantikan rakyat,” tambahnya. 

Lanjut dia, program itu dapat memobilisasi hasil kelautan-perikanan, pertanian, perkebunan dan peternakan dalam arus besar perdagangan. 

“Inilah yang disebut agro maritim nasional, seperti kita kembali pada zaman jalur rempah Maritim Indonesia," ungkapnya.

Bukan hanya itu, rencana besar Prabowo dalam masa kepresidennya nanti juga bisa dilihat dalam hilirisasi rumput laut sebagai bagian terpenting dalam menghadap pendidihan bumi. 

"Partai Negoro melihat lompatan besar maritim Indonesia di masa Prabowo ini. Karena hilirisasi rumput laut sepanjang garis pantai Indonesia, akan membuat surplus oksigen. Karena rumput laut dapat menahan laju pemanasan global,” jelasnya.

Menurutnya, dua program tersebut bakal dimanfaatkan sebaik mungkin oleh rakyat dalam mewujudkan kesejahteraannya.

"Kita bayangkan ikan-ikan Maluku, NTT, NTB, Natuna, Aceh, Sumatera, Kalimantan dan daerah lainnya akan masuk dalam kota-kota besar di Indonesia. Tentu, dampaknya meningkatkan persentase rakyat makan ikan dan penjualan hasil kelautan-perikanan. Begitu juga, rumput laut yang 70 persen dapat menyerap karbon, perkiraan Indonesia surplus oksigen," jelasnya lagi. 

Ia berharap, Prabowo serius mengerjakan dua program tersebut, sehingga rakyat dapat menikmati sandang, pangan dan papannya. 

"Partai Negoro berkomitmen kuat mendukung seluruh tahapan kebijakan maritim Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto," tandasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya