Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (9/9)/RMOL

Politik

AHY Setuju Prabowo Ajak PDIP Gabung Demi Stabilitas Politik

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 19:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana presiden terpilih Prabowo Subianto yang mengajak PDIP untuk bergabung dalam pemerintahan mendatang ditanggapi Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.

Sosok yang akrab disapa AHY itu menekankan pentingnya menjaga keseimbangan dalam demokrasi. 

"Kami memahami, untuk pembangunan bisa berjalan dengan baik dan semakin progresif, dibutuhkan stabilitas politik," katanya di markas Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/9).


Meski demikian, AHY juga menekankan bahwa demokrasi yang sehat tetap harus diperjuangkan bersama. 

Ia berharap demokrasi tidak hanya dilihat sebagai tujuan akhir, tetapi sebagai proses dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

AHY juga optimis bahwa Prabowo mampu menjaga harmoni dalam demokrasi. Menurutnya, Prabowo bukan tipe pemimpin yang menganut prinsip zero-sum game.

Zero sum games merupakan situasi dimana keuntungan atau pencapaian yang didapat akan dihilangkan oleh kerugian dalam jumlah yang setimpal.

Putra sulung Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menggarisbawahi, checks and balance tetap diperlukan, serta persatuan dan soliditas menjadi kunci stabilitas politik ke depan.

"Beliau memberikan ruang kepada siapa pun untuk tumbuh dan berkembang dalam alam demokrasi kita, termasuk dalam kontestasi politik," tandas AHY.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya