Berita

Puluhan massa menggelar aksi damai di depan Kantor Bawaslu Empat Lawang, Senin (9/9)/RMOLSumsel

Nusantara

Kantor Bawaslu Empat Lawang Digeruduk Massa Tolak Kotak Kosong

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 17:47 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Puluhan orang yang mengatasnamakan Masyarakat Empat Lawang menggelar aksi damai ke Bawaslu Kabupaten Empat Lawang, Senin siang (9/9).

Massa membawa atribut kertas karton bertuliskan "Kami Tidak Terima Tabung Kosong 4L", "Kami masyarakat Empat Lawang inginkan Pilkada adil dan damai", "Ada apa KPU Empat Lawang", dan sejumlah atribut lainnya.

Sebelumnya massa berkumpul di Desa Rantau Tenang, lalu bergerak mengendarai sepeda motor dan mobil menuju Kantor Bawaslu Kabupaten Empat Lawang. Di Kantor Bawaslu tampak sudah dijaga ketat pihak kepolisian.


Setelah berorasi di depan kantor Bawaslu, perwakilan massa diperbolehkan masuk untuk menyampaikan tuntutan. Mereka disambut Ketua Bawaslu, Rodi Karnain, Komisioner Hengki Gunawan dan Korsek Aldiwan.

Perwakilan massa, Saibi mengatakan, kedatangannya ke Bawaslu untuk melakukan orasi damai dan tidak anarkis.

"Tuntutan kami meminta laporan calon dari HBA-Henny beberapa waktu lalu, untuk segera ditanggapi dan ditindaklanjuti. Tanggapan dari Bawaslu tadi, menyambut positif dan akan ditindaklanjuti. Intinya dia tidak akan memihak salah satu calon," kata Saibi, dikutip RMOLSumsel, Senin (9/9).

Sementara Rodi Karnain didampingi Aldiwan menjelaskan, pihaknya sudah menerima laporan gugatan dari pasangan HBA-Henny yang beberapa hari yang lalu dilaporkan ke Bawaslu.

"Sudah kami terima dan memenuhi syarat untuk ditindaklanjuti. Selanjutnya kami akan melakukan mediasi antara penggugat dan tergugat," jelas Rodi.

Penggugat dalam hal ini pihak HBA-Henny sedangkan pihak tergugat adalah KPU Kabupaten Empat Lawang. Jika sudah dilakukan mediasi, hasilnya akan diteruskan ke KPU Sumsel dan KPU RI.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya