Berita

Karangan bunga dan dukungan dari warga Desa Berjo kepada Kejari Karanganyar, Senin (9/9)/RMOLJateng

Nusantara

Puluhan Karangan Bunga Tiba-tiba Banjiri Kejari Karanganyar

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 17:27 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kerja apik tim Kejaksaan Negeri Karanganyar dalam mengungkap kasus dugaan korupsi BUMDes Berjo hingga mengamankan satu tersangka, berujung dengan kiriman puluhan karangan bunga. Sekitar 25 karangan bunga sebagai ungkapan terima kasih itu diletakkan di depan kantor Kejari Karanganyar, Jawa Tengah.

Perwakilan dari warga Desa Berjo, Agil Sugiman menyampaikan, pihaknya membawa 25 karangan bunga sebagai wujud apresiasi kepada Kejari Karanganyar dan jajarannya. 

"Dikirim dari segala elemen masyarakat Berjo," jelas Agil, dikutip RMOLJateng, Senin (9/9). 


Warga Berjo  mengucapkan terima kasih atas kinerja Kejari Karanganyar dalam mengungkap kasus dugaan korupsi BUMDes Berjo dengan sangat baik. 

"Dalam hal ini bapak Kajari Karanganyar, Robert Jimmy Lambila, beserta jajarannya yang telah menjalankan proses dugaan korupsi BUMDes Berjo dengan sangat baik," lanjutnya. 

Adapun Dirut BUMDes Berjo saat ini, Sularno, berharap kasus ini menjadi pembelajaran banyak pihak termasuk dirinya agar ke depan bisa mengelola BUMDes Berjo lebih baik juga transparan dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat Desa Berjo. 

"Harapannya dengan adanya pengusutan tuntas ini nanti bisa membawa dampak dan arah yang lebih baik lagi bagi warga desa Berjo khususnya dalam hal pengelolaan BUMDes Berjo," tandas Sularno.

Sementara itu, Kajari Karanganyar, Robert Jimmy Lambila menyampaikan, pihaknya akan terus mengusut dugaan korupsi BUMDes Berjo hingga ke akarnya. Termasuk menelusuri aset-aset mantan Dirut BUMDes Berjo, AS, yang saat ini sudah ditahan di Polres Karanganyar. 

"Kami minta koordinasi dari warga untuk memberikan informasi jika ada yang mengetahui aset lain milik tersangka AS," ungkapnya. 

Dirinya juga berterima kasih kepada warga Berjo yang sudah proaktif memberikan dukungan penuh kepada Kejari untuk mengusut tuntas dugaan korupsi di BUMDes Berjo. 

"Terima kasih atas dukungan dan atensi dari warga Berjo hingga kasusnya bisa terungkap," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya