Berita

Tangkapan layar Pagu Anggaran Mensesneg 2024 dan 2025 dalam Raker bersama Komisi II DPR, Senin (9/9)/Repro

Politik

Anggaran Mensesneg 2025 Dipangkas Hampir 40 Persen

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 14:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggaran Kementerian Sekretaris Negara untuk 2025 dipastikan mengalami penurunan. Angkanya bahkan mencapai hampir 40 persen dari tahun sebelumnya.

Hal ini terungkap dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno, membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA/KL) untuk Tahun Anggaran 2025, di ruang rapat Komisi II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/9).

Dalam rapat tersebut, Pratikno memaparkan bahwa pagu alokasi anggaran awal 2024 adalah sebesar Rp2,657 triliun. 


Namun, untuk tahun 2025, anggaran tersebut dipangkas menjadi Rp2,472 triliun. 

“Pagu alokasi anggaran 2024 awal Rp2,657 triliun. Pagu anggaran 2025 Rp2,472 triliun. Ini turun -6,95 persen (dibanding pagu awal),” ungkapnya. 

Lebih lanjut, Pratikno juga menjelaskan, setelah mengalami penyesuaian, pagu alokasi anggaran 2024 sempat meningkat menjadi Rp4,108 triliun. 

Namun, untuk 2025, kembali turun drastis menjadi Rp2,472 triliun. Artinya ada penurunan sebesar -39,82 persen dibandingkan anggaran setelah penyesuaian tahun sebelumnya.

“Pagu alokasi anggaran 2024 setelah penyesuaian Rp4,108 triliun. Pagu anggaran 2025 Rp2,472 triliun. Ini turun -39,82 persen,” katanya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya