Berita

Mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab/Ist

Politik

Habib Rizieq Hormati Paus Fransiskus sebagai Tamu Negara

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 03:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia Paus Fransiskus memimpin Misa Suci di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta yang dihadiri sekitar 80 ribu jemaat pada Kamis (5/9).


Mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan, kedatangan Paus Fransiskus  sebagai tamu negara wajib dijaga keamanan dan kenyamanannya.

"Jangan membuat gaduh, jangan membuat kacau. Hormati beliau sebagai tamu negara," kata Habib Rizieq dikutip dari video YouTube Markaz Syariah TV, Senin (9/9).

"Jangan membuat gaduh, jangan membuat kacau. Hormati beliau sebagai tamu negara," kata Habib Rizieq dikutip dari video YouTube Markaz Syariah TV, Senin (9/9).

Habib Rizieq menegaskan bahwa umat Islam tidak boleh hadir saat penyelenggaraan misa karena itu murni ritual ajaran keagamaan.

"Misa itu acara pertobatan bersama, pemberkatan bersama untuk melaksanakan misi untuk menyebarkan agamanya ke seluruh dunia," kata Habib Rizieq.

"Haram kalau muslim datangi misa, nggak boleh. Kecuali untuk kepentingan penelitian, pengawasan, jurnalistik," sambungnya.

Habib Rizieq menyebutkan bahwa urusan agama tidak boleh dicampuradukkan karena itu adalah ritual umat agama lain.

"Umat Islam tidak boleh hadir itu karena itu murni acara ritual keagamaan. Islam sudah cukup membuat garis "Lakum dinukum waliyadin"," demikian Habib Rizieq.






Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya