Berita

Mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab/Ist

Politik

Ceramah Habib Rizieq soal Kunjungan Paus Fransiskus Menenangkan

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 00:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kunjungan Pemimpin Gereja Katolik Sedunia Paus Fransiskus di Indonesia pada 3-6 September lalu telah usai terlaksana dengan beragam kegiatan yang padat.

Mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab merespons kedatangan Kepala Negara Vatikan Paus Fransiskus ke Indonesia. 

Habib Rizieq mengaku sangat mendukung kegiatan Misa Suci yang dipimpin Paus Fransiskus di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Kamis lalu (6/9).


Sebagai rasa toleransi, Habib Rizieq mengajak umat Islam untuk bersama-sama menjaga keamanan dan keharmonisan saat Misa berlangsung.

"Jangan kita membuat gaduh, jangan kita membuat kacau, hormati beliau (Paus Fransiskus) sebagai tamu negara. Umat Islam tidak boleh menganggu, itu toleransi," kata Habib Rizieq dikutip dari video YouTube Markaz Syariah TV, Senin (9/9).

Misa Suci di GBK berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri lebih dari 80 ribu orang.

Sebelum ke GBK, Paus juga berkunjung ke Masjid Istiqlal dan menyempatkan untuk melihat langsung Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan masjid terbesar se-Asia Tenggara itu dengan Gereja Katedral di seberangnya.

Habib Rizieq turut menjelaskan tentang acara Misa Suci yang dipimpin Paus Fransiskus.

"Karena pada prinsipnya Misa itu boleh dilakukan di hari apa saja. Hanya kalau Misa dilakukan di Jumat pertama itu Misa Agung, Misa Akbar yang di kalangan umat Katolik," kata Habib Rizieq.






Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya