Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Kader Banteng Gugat Megawati karena Jagoannya Tidak Mendapatkan Rekomendasi

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2024 | 19:00 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Gugatan yang dilayangkan kader banteng kepada Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di PN Jaksel diduga karena para kader PDIP yang geram jagoannya tidak mendapatkan rekomendasi maju Pilkada Jakarta.

Analis politik dari UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno berpendapat gugatan tersebut sangat politis. 

Gugatan ini, kata Adi Prayitno, seperti kemarahan para kader banteng kepada Megawati yang tidak meloloskan sejumlah calon kepala daerah yang telah direkomendasikan kepada mereka.


"Saya kira publik tidak pernah tau persis, apa motif apa di balik motif gugatan kader PDIP ini ke Megawati, tapi yang dibaca oleh publik adalah persoalan-persoalan politik mungkin tidak puas ihwal rekomendasi Pilkada, karena jagoannya tidak mendapatkan rekom ya, baik sebagai cagub bupati maupun walikota," kata Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (8/9).

"Sehingga rekomendasi partai itu mendapatkan perlawanan," sambungnya.

Adi menambahkan wajar adanya gugatan dari kader banteng yang marah dengan Megawati. Sebab, tokoh yang sudah digadang-gadang maju Pilkada tidak mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP.

"Dan ini saya kira memang lumrah terjadi protes dan resistensi bukan hanya di PDIP tapi di partai lain biasanya kader-kader yang tidak mendapatkan rekom itu sering kali melawan," tutupnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya