Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani saat menyambangi rumah duka ekonom senior Faisal Basri yang meninggal dunia pada Kamis (5/9)/Instagram: @smindrawati

Nusantara

Kenang Kepergian Faisal Basri, Sri Mulyani: Kita Kehilangan Suara Jujur untuk Indonesia

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2024 | 19:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kepergian ekonom senior Faisal Basri pada Kamis (5/9) telah meninggalkan luka yang mendalam bagi masyarakat, tak terkecuali Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Dalam suasana haru, bendahara negara itu menyambangi rumah duka di Komplek Gudang Peluru, Tebet, Jakarta Selatan dengan mata berkaca-kaca.

Melalui unggahan di akun Instagram-nya, Sri Mulyani mengenang kedekatan dan pertemanannya dengan Faisal Basri. 


Menurutnya, almarhum sosok yang sangat mencintai Indonesia dan memiliki visi besar untuk melihat negara ini maju serta bebas dari korupsi. Faisal Basri merupakan sosok yang memiliki kecintaan besar kepada Indonesia, dan ingin melihat negara ini tumbuh besar dan bebas korupsi.

"Bang Faisal selalu sangat passionate bekerja dan berbicara dengan hati, karena kecintaannya yang luar biasa kepada Indonesia. Bang Faisal ingin Indonesia maju dan bebas korupsi, dan selalu tergerak berjuang bila melihat ketidak-adilan," tuturnya.

Menteri Keuangan tersebut juga mengakui bahwa ia sering menerima kritik dari Faisal Basri yang bertujuan untuk memperbaiki Indonesia. 

"Pemikiran, peran dan posisi Bang Faisal tidak pernah berubah - konsisten - jujur - tegas dan bekerja sepenuh hati. Saya selalu menghargai pandangan dan kritikan Bang Faisal, karena sava tahu Bang Faisal selalu punva niat vang baik tulus dan jujur untuk memperbaiki Indonesia," tambahnya.

Dalam unggahan tersebut, Sri Mulyani mengunggah fotonya dengan Faisal Basri serta membacakan AlQuran untuk ekonom ternama itu.

"Kita dan Indonesia kehilangan sosok dan suara jujur itu," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya