Berita

Ilustrasi/Xinhua

Bisnis

Warga Tiongkok Senang Harga Murah, IKEA Langsung Pasang Strategi Ini

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2024 | 10:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meningkatnya permintaan terhadap barang-barang murah di Tiongkok membuat raksasa furnitur asal Swedia, IKEA, tertarik menginvestasikan 270 juta yuan (37,9 juta dolar AS) per tahun untuk merilis lebih dari 500 barang baru yang terjangkau pada Agustus 2025 mendatang.

Dikutip dari Nikkei Asia, Kamis (5/9), unit IKEA di Tiongkok nantinya akan menawarkan lebih banyak barang berharga murah yang berhubungan dengan tidur seperti kasur, rangka tempat tidur dan seprai, serta barang-barang penyimpanan.

Langkah IKEA datang di saat sentimen konsumen di Tiongkok menurun akibat tingginya pengangguran kaum muda dan kemerosotan pasar real estat. Dengan situasi tersebut perusahaan bertujuan untuk tumbuh dengan mengembangkan produk-produk yang menarik bagi pola pikir hemat. 


IKEA menekankan bahwa mereka akan terus berinvestasi untuk meningkatkan kinerja biaya dengan cara yang berarti, untuk membantu konsumen Tiongkok menjalani kehidupan sehari-hari yang lebih baik.

Dalam survei terhadap lebih dari 1.000 konsumen muda Tiongkok, sekitar 60 persen responden mengatakan mereka selalu atau sering membandingkan harga sebelum melakukan pembelian.

Angka yang diterbitkan divisi keuangan surat kabar harian The Beijing News pada Juli tersebut jauh lebih tinggi daripada 17,8 persen yang mengatakan mereka jarang atau tidak pernah membandingkan harga sebelum membeli dan 21,9 persen yang mengatakan mereka membandingkan harga untuk pembelian besar.

IKEA membuka lokasi pertamanya di Tiongkok daratan di Shanghai pada tahun 1998 dan saat ini mengoperasikan 35 toko di negara tersebut.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya