Berita

Perdana Menteri India Narendra Modi bersenda gurau dengan jamaah masjid asal India.

Dunia

Modi Berkunjung ke Masjid Omar Ali Saifuddien, Bertemu Muslim India

RABU, 04 SEPTEMBER 2024 | 00:29 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Dalam kunjungan ke Brunei Darussalam, Perdana Menteri India Narendra Modi mengunjungi Masjid Omar Ali Saifuddien di Bandar Seri Begawan, Selasa (3/9). 

Masjid Omar Ali Saifuddien merupakan satu dari dua masjid negara, selain Masjid Jame' Asr Hassanil Bolkiah. Nama masjid ini diambil dari nama Omar Ali Saifuddien III yang hidup dari tahun 1914 sampai 1986. Ia merupakan Sultan Brunei ke-28 dan ayah dari Sultan Hassanal Bolkiah.

Pembangunan masjid ini dimulai pada tanggal 4 Februari 1954 dan selesai pada tanggal 26 September 1958 bersamaan dengan perayaan ulang tahun ke-42 Sultan Omar Ali Saifuddien III.


Dalam foto yang dibagikan Modi di akun X miliknya, tampak Modi bertemu dengan jamaah masjid dan menerima buku dari pengurus masjid. 

Sebelum berkunjung ke Masjid Omar Ali Saifuddien, Narendra Modi meresmikan Kantor Komisi Tinggi India yang baru, di ibu kota Brunei, Bandar Seri Begawan.

Kompleks kantor kanselir ini mewujudkan nuansa India yang mendalam, memadukan motif tradisional dan perkebunan pohon yang rimbun dengan sangat baik. Penggunaan pelapis dinding yang elegan dan batu Kota yang tahan lama semakin meningkatkan daya tarik estetikanya, memadukan elemen klasik dan kontemporer secara harmonis. Desainnya tidak hanya memberi penghormatan kepada warisan budaya India yang kaya tetapi juga menciptakan suasana yang tenang dan mengundang, menurut siaran pers dari Kantor Perdana Menteri.

Pada kesempatan itu, ia menyalakan lampu dan meresmikan sebuah plakat. Modi juga berinteraksi dengan anggota komunitas India yang hadir pada peresmian tersebut.

Ia menghargai kontribusi mereka sebagai jembatan hidup antara kedua negara dan bagaimana hal itu membantu dalam memperkuat hubungan bilateral. Tahap pertama kedatangan orang India di Brunei dimulai dengan ditemukannya minyak pada tahun 1920-an.

Saat ini, sekitar 14.000 orang India tinggal di Brunei. Kontribusi dokter dan guru India terhadap pertumbuhan dan pengembangan sektor perawatan kesehatan dan pendidikan Brunei telah diakui dengan baik.

Sementara itu, PM Modi juga berinteraksi dengan seorang anak perempuan yang menunjukkan sebuah lukisan kepadanya. Lukisan itu menampilkan bendera Triwarna dan anak itu bersama Perdana Menteri. Pertemuan itu, yang dihadiri orang-orang yang melambaikan bendera Triwarna, menyemangati Perdana Menteri saat ia membalas perasaan mereka.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya