Berita

Kementerian Komunikasi dan Informatika/Ist

Politik

Azan di Televisi Tak Mengganggu, Kominfo Tidak Peka

RABU, 04 SEPTEMBER 2024 | 12:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dianggap tidak peka terhadap situasi masyarakat dengan mengeluarkan imbauan yang dapat menimbulkan reaksi.

Menurut komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil, tidak ada urgensinya azan di televisi diganti dengan running text. Mengingat, azan di televisi dianggap tidak menggangu.

"Sebenarnya ini bentuk 'kelatahan' pejabat publik yang menangapi semua hal tanpa melakukan kajian," kata Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Rabu (4/9).


Akademisi Universitas Dian Nusantara ini menilai, pejabat publik saat ini terlalu percaya diri dan lupa bahwa dengan berbagai persoalan politik belakangan ini, tingkat kepercayaan publik kepada pejabat negara sangat menurun.

"Jadi ini bukan soal kebijakan benar atau tidak, tapi harus ditimbang urgensi dari kebijakan itu dan peluang menimbulkan riak-riaknya," kata Kang Tamil.

"Kita jangan lupa, banyak pihak yang phobia dengan yang beginian. Kalau nanti ada aksi saat kedatangan Paus, apakah kita tidak malu dengan dunia internasional? Ini yang tidak dipahami Kominfo," pungkas Kang Tamil.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya