Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

PJAA Kantongi Cuan dari PT Taman Impian Jaya Ancol

SELASA, 03 SEPTEMBER 2024 | 14:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) menerima dividen interim dari anak usahanya, PT Taman Impian Jaya Ancol. 

Manajemen PJAA mengatakan, Perseroan mengantongi dana taktis tersebut sebesar Rp100 miliar. 

”Setoran dividen interim tahun buku 2024 dari Taman Impian Jaya Ancol telah kami terima pada pada Jumat, 30 Agustus 2024,” tegas Daniel Nainggolan, Direktur Pembangunan Jaya Ancol, dikutip Selasa (3/9).


Daniel menambahkan perolehan dividen interim ini tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha PJAA serta informasi ini guna memenuhi regulasi OJK dalam POJK 42/POJK.04/2020. 

Pendapatan usaha Rp567,95 miliar, susut 1,84 persen dari edisi sama tahun lalu Rp578,62 miliar. 

Beban pokok pendapatan Rp19,85 miliar, naik tipis dari Rp17,57 miliar. Beban langsung Rp273,41 miliar, bengkak dari Rp251,94 miliar. Beban pokok pendapatan dan beban langsung Rp293,26 miliar, naik dari Rp269,51 miliar. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya