Berita

Kematen di Jakarta/Ist

Nusantara

Cabut Subsidi BBM dan Parkir Mahal Jadi Solusi Macet di Jakarta

SELASA, 03 SEPTEMBER 2024 | 08:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mengatasi kemacetan menjadi PR Gubernur-Wagub Jakarta periode 2024-2029 mendatang.

Analis Kebijakan Transportasi Azas Tigor Nainggolan mengatakan, langkah pertama mengatasi macet adalah mempersulit pengguna menggunakan kendaraan bermotor pribadinya.

"Caranya bisa dengan menerapkan kebijakan manajemen parkir baru. Jakarta memerlukan manajemen parkir mahal dan dibatasi ruang parkirnya bagi kendaraan bermotor pribadi," kata Tigor kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Selasa (3/9).


Langkah kedua dengan membatasi ruang gerak kendaraan bermotor pribadi dengan kebijakan mempersempit ruang jalan untuk kendaraan bermotor pribadi dan membuat biaya mahal menggunakan kendaraan pribadi.

"Misalnya dengan jalan berbayar elektronik serta mencabut subsidi bahan bakar (BBM)," kata Tigor.

Menurut Tigor, dua langkah tersebut berdasarkan pengalaman kota-kota di negara lain yang dapat menekan dan menyulitkan penggunaan kendaraan bermotor pribadi di Kota Jakarta. 

Pendekatan lainnya juga secara paralel dilakukan langkah membuat masyarakat mudah mengakses layanan transportasi publik massal di Jakarta. 

Langkah pertama adalah membangun integrasi layanan transportasi publik massal di Jakarta agar masyarakat mudah mengakses layanannya. 

Langkah kedua  memberikan subsidi kepada semua  pengguna layanan transportasi publik di Jakarta.

"Pemberian subsidi itu insentif agar masyarakat pengguna angkutan massal siapa pun dia," kata Tigor.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya