Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Istana dan PDIP Punya Kesamaan Kalkulasi Ganjal Anies di Pilpres 2029

SELASA, 03 SEPTEMBER 2024 | 08:06 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kegagalan Anies Baswedan mendapatkan dukungan dari PDIP untuk maju di Pilkada 2024 dipicu kesamaan kalkulasi politik dengan Istana untuk mengganjal laju mantan rektor Universitas Paramadina itu di Pilpres 2029 mendatang.

Menurut pengamat politik dari Motion Cipta (MC) Matrix, Wildan Hakim, kegagalan Anies mendapatkan dukungan dari PDIP dipicu oleh kesamaan kalkulasi politik. 

Istana dan PDIP sama-sama menilai bahwa sosok Anies merupakan pesaing potensial bagi Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming Raka, dan juga capres yang diusung PDIP pada 2029 mendatang.


"Jadi, proyeksi seputar Pilpres 2029 inilah mengganjal laju mas Anies untuk menduduki jabatan publik sebagai gubernur," kata Wildan kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Selasa (3/9).

Wildan menilai, Anies secara pribadi tidak dirugikan, namun dia tidak punya political stage atau panggung politik menuju Pilpres 2029.

"Sementara itu, risiko politik yang dihadapi PDIP juga bisa berkurang. Karena tensi perlawanan dengan KIM Plus bisa dikelola agar ancaman yang menyasar PDIP bisa diminimalisir," pungkas Wildan.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya