Berita

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera/Ist

Politik

Soal Oposisi atau Koalisi Prabowo, Kader Ikut Keputusan Pimpinan PKS

SENIN, 02 SEPTEMBER 2024 | 11:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera, menegaskan bahwa di partainya hanya ada dua posisi bagi kader, yaitu sebagai pimpinan atau prajurit.

"Pimpinan memiliki tugas untuk mengambil keputusan, dengan niat mencari ridho Allah dan memperjuangkan kemaslahatan dunia dan akhirat," kata Mardani lewat video di akun X miliknya, Senin (2/9).

Sementara itu, Mardani menjelaskan bahwasanya prajurit memiliki tugas untuk melaksanakan keputusan yang telah diambil oleh pimpinan.


Mardani menekankan bahwa sebagai prajurit, dirinya pribadi berpendapat bahwa oposisi adalah pilihan yang baik. Namun, jika keputusan partai setelah melalui rapat dewan syuro adalah untuk berkoalisi, maka ia akan patuh dan taat.

"Yang terpenting bagi kita adalah tetap lurus, tetap istiqomah, dan percaya kepada pertolongan Allah," sambung Mardani yang kembali lolos Parlemen Senayan.

Ia juga menegaskan bahwa kader PKS harus selalu tangguh, fokus, dan berjuang dengan sepenuh hati untuk mewujudkan Indonesia sebagai baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

"Kita adalah prajurit yang berjuang berdasarkan fitrah dan aqidah, bukan atas dasar kepentingan atau manfaat pribadi," ujar Mardani.

Penyataan Mardani ini memberikan sinyal bahwa partai berlambang padi dan bulan sabit itu siap bergabung dengan koalisi yang dipimpin presiden terpilih Prabowo Subianto.



Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya