Berita

Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono di Pendopo STPN Yogyakarta/ RMOL

Politik

Menteri AHY Berharap Lulusan STPN Bisa Langsung Kerja di Kementerian ATR/BPN

MINGGU, 01 SEPTEMBER 2024 | 20:03 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memimpin prosesi wisuda bagi 702 mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta, Minggu (1/9). 

Dari jumlah tersebut, 439 lulusan berasal dari program D1 Pemetaan dan Pengukuran Kadastral, sementara 263 lulusan lainnya berhasil menyelesaikan program D4 Pertanahan. 

"Ini adalah momen penting bagi para wisudawan-wisudawati, dan tentu saja bagi keluarga mereka yang turut bersyukur atas pencapaian ini," ujar AHY usai mempim prosesi wisuda di Pendopo STPN Yogyakarta. 


AHY berpesan kepada para lulusan bahwa wisuda ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari pengabdian mereka di dunia profesional. 

Ia berharap para lulusan STPN dapat berkontribusi langsung di berbagai tingkat pemerintahan, baik di pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota. 

"Kami berharap semakin banyak lulusan STPN yang bisa langsung mengabdi di jajaran Kementerian ATR/BPN," tambahnya. 

Selain itu, Ketua Umum Partai Demokrat itu juga menekankan pentingnya transformasi STPN ke depannya. 

"Kami terus melakukan transformasi STPN dan berharap bisa menjadi politeknik agraria dengan jumlah program studi yang lebih banyak dan relevan untuk menjawab kompleksitas di bidang pertanahan, agraria, dan tata ruang," ungkapnya. 

Menurutnya, hal ini sangat penting untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas dalam menghadapi tantangan di masa depan. 

"Saya berharap semangat untuk meningkatkan kualitas SDM di lingkungan ATR/BPN semakin diperkuat oleh kebijakan dan strategi yang tepat dari pemerintah, agar kita siap menghadapi tantangan masa depan dengan lebih baik," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya