Berita

Pelabuhan Vadhvan di Palghar, Maharashtra, India.

Ekbis

Pelabuhan Vadhvan Tingkatkan Hubungan dengan Asia Tengah dan Rusia

MINGGU, 01 SEPTEMBER 2024 | 02:54 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Dengan lokasi dan kapasitas yang strategis, Pelabuhan Vadhvan yang diresmikan Perdana Narendra Modi hari Jumat lalu diharap dapat meningkatkan perdagangan luar negeri India. Terletak di Palghar, Maharashtra, Pelabuhan Vadhvan akan menjadi pelabuhan laut dalam terbesar di India dengan investasi sebesar 9 juta dolar AS.

Pelabuhan ini akan meningkatkan konektivitas India dengan Asia Tengah dan Rusia dan akan memberikan dorongan perdagangan melalui Koridor Transportasi Internasional Utara-Selatan (INSTC) dan Koridor Ekonomi India-Timur Tengah-Eropa. Pelabuhan ini diantisipasi akan mengurangi tekanan dari Pelabuhan Jawaharlal Nehru yang saat ini merupakan pelabuhan penanganan peti kemas terbesar di India.

Pelabuhan Vadhvan juga akan pengubah permainan bagi ekonomi Maharashtra, karena menurut perkiraan pemerintah, pelabuhan ini akan berkontribusi lebih dari satu persen terhadap PDB Maharashtra dan akan membantu pertumbuhan dan kemakmuran kawasan tersebut.


Pelabuhan tersebut juga akan terhubung dengan Koridor Pengangkutan Khusus dengan Koridor Industri Delhi-Mumbai dan akan memastikan konektivitas kargo yang lebih cepat dan lebih efisien.

Pelabuhan Mega Vadhvan akan selesai dalam dua fase transformatif yang akan memiliki fasilitas canggih dengan kemampuan yang tak tertandingi. Pada akhir fase kedua, Pelabuhan Mega Vadhvan akan menangani 23,2 juta TEU.

TEU adalah singkatan dari “twenty-foot equivalent unit” dan merupakan unit pengukuran yang digunakan dalam industri pelayaran untuk mengukur volume kargo dalam kontainer.

Dalam hal penciptaan lapangan kerja melalui pelabuhan, pemerintah menyatakan bahwa pelabuhan tersebut akan menghasilkan sekitar 12 lakh pekerjaan langsung dan lebih dari satu crore pekerjaan tidak langsung.

Menurut pemerintah, sejak awal, pelabuhan tersebut dirancang sebagai pelabuhan hijau. Pelabuhan tersebut menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan pengelolaan lingkungan untuk mendukung ekonomi biru India. Pelabuhan tersebut akan memacu pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat pesisir dan seluruh wilayah Maharashtra.

Pelabuhan Vadhvan juga akan meningkatkan konektivitas maritim India dan semakin memperkuat posisinya sebagai pusat perdagangan global. Pelabuhan ini direncanakan akan beroperasi pada tahun 2030.

Perdana Menteri Narendra Modi juga menyebut Pelabuhan Vadhvan sebagai proyek yang sangat istimewa dan mengatakan bahwa proyek ini akan berkontribusi terhadap pembangunan India. PM Modi juga mengatakan bahwa proyek ini akan menegaskan kembali Maharashtra sebagai pusat kemajuan.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya