Berita

Pekerja mengumpulkan ikan mati dari sungai dekat kota pelabuhan Volos/Blue News

Dunia

100 Ton Ikan Mati Setiap Hari di Yunani, Picu Darurat Kesehatan

MINGGU, 01 SEPTEMBER 2024 | 09:07 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ratusan Ribu ikan mati mencemari perairan di Volos, Yunani, dan menimbulkan bahaya kesehatan serius bagi masyarakat setempat.

Volos terletak di Thessaly sekitar 250 mil di utara Athena. Setiap harinya, 100 ton ikan mati diangkut ke insinerator untuk dibuang.

Kondisi yang memprihatinkan tersebut mendorong pihak berwenang Yunani mengumumkan keadaan darurat perlindungan sipil selama satu bulan.


"Keadaan darurat sipil berakhir pada 30 September, tetapi pejabat setempat berharap dapat menyelesaikan pembersihan ikan mati secepatnya," ungkap laporan DW pada Minggu (1/9).

Sekretaris Jenderal untuk Lingkungan Alam dan Perairan, Petros Varelidis mengatakan banyak ikan mati ketika Danau Karla yang banjir di Thessaly di Yunani tengah memungkinkan lebih banyak ikan untuk bertelur.

"Hujan deras akibat Siklon Daniel September lalu menyebabkan waduk setempat banjir dan melanggar tanggul, dan bendungan mengalirkan ikan air tawar ke dalam parit drainase, yang memungkinkan mereka berkembang biak sepanjang musim dingin," paparnya.

Irigasi musim semi untuk lahan pertanian di dekatnya menguras parit dan memaksa ikan air tawar ke Teluk Pagasetic di dekatnya, yang merupakan badan air asin di pantai timur Yunani.

Paparan air asin membunuh ikan, yang tubuhnya mencemari pantai dan badan air setempat.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya