Berita

Ilustrasi/Net

Global

Presiden Rwanda Tiba-tiba Pensiunkan Ribuan Tentara

SABTU, 31 AGUSTUS 2024 | 22:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ribuan tentara angkatan darat dipensiunkan dini oleh Presiden Rwanda Paul Kagame sebagai bagian dari reformasi besar-besaran negara tersebut.

Seperti dikutip Anadolu Agency, jumlah tentara yang dipensiunkan lebih dari 1.000 orang, termasuk mantan Kepala Staf Pertahanan (RDF) Jenderal Jean Bosco Kazura pada 2019-2023, serta empat brigadir jenderal lainnya.

"Mereka yang diberhentikan termasuk mantan Kepala Staf Pertahanan Jenderal Jean Bosco Kazura, bersama dengan empat brigadir jenderal, 170 perwira senior, dan 992 prajurit dari berbagai pangkat yang mencapai usia pensiun atau yang kontrak dinasnya telah berakhir," kata militer negara itu pada Sabtu (31/8).


Belum diketahui apa yang menjadi penyebab pensiun massal tersebut.

Namun, langkah ini diambil sehari setelah Presiden Rwanda memecat lebih dari 200 tentaranya termasuk sekitar 20 perwira senior dan junior atas pelanggaran berat, korupsi, dan pelanggaran etika angkatan darat.

"RDF tetap teguh pada kebijakannya untuk tidak menoleransi korupsi, indisipliner berat, dan pelanggaran berat," kata juru bicara angkatan darat Brigadir Jenderal Ronald Rwivanga kepada wartawan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya