Berita

Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi/RMOL

Politik

Dirut Bulog Imbau Orang Kaya Tidak Beli Beras SPHP

JUMAT, 30 AGUSTUS 2024 | 18:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masyarakat kelompok ekonomi mampu atau orang kaya diimbau untuk tidak membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi dalam diskusi bersama wartawan di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Jumat (30/8).

Bayu mengatakan, pada prinsipnya beras SPHP merupakan beras yang keluarkan oleh Perum Bulog sesuai penugasan dari Badan Pangan Nasional untuk masyarakat kalangan menengah ke bawah.


"Kita imbau untuk orang kaya jangan lagi (beli) SPHP," ujar Bayu.

Ditekankan Bayu, imbauan itu penting dimengerti karena ada anggaran subsidi pada beras produksi Bulog tersebut.

Bayu mengibaratkan subsidi pada beras SPHP dengan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang disubsidi untuk masyarakat menengah bawah.

Dia pun menyarankan kelompok orang kaya untuk membeli beras Bulog kualitas premium yang ditujukan untuk segmen kelas menengah atas. 

"Kita berharap sama, masa sih mobil mewah pakai Pertalite gitu kan. Itu hanya kepantasan saja," tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya