Berita

Bisnis

Rupiah Tertekan ke Rp15.455 per Dolar AS, Mayoritas Mata Uang Asia Menguat

JUMAT, 30 AGUSTUS 2024 | 18:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) mata uang Rupiah ditutup melemah pada perdagangan Jumat (30/8) ini atau jelang akhir pekan.

Mata uang Garuda itu ditutup ke level Rp15.455 per Dolar AS, melemah 32 poin atau minus 0,20 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu mayoritas mata uang Asia lainnya justru bergerak ke zona hijau hari ini. Peso Filipina menguat 0,25 persen, Baht Thailand menguat 0,06 persen, Dolar Singapura plus 0,09 persen, dan Rupee India 0,02 persen.


Selanjutnya Yen Jepang menguat 0,10 persen, Yuan China plus 0,17 persen, dan Dolar Hong Kong 0,03 persen.

Sedangkan Won Korea Selatan ikut melemah bersama Rupiah, dengan minus 0,04 persen dan Ringgit Malaysia lesu 0,12 persen.

Di sisi lain, mata uang di negara maju kompak menguat. Poundsterling Inggris melesat 0,20 persen, Dolar Australia menguat 0,17 persen, dan Euro Eropa tumbuh 0,09 persen.

Selain itu, Dolar Kanada menguat 0,09 persen dan Franc Swiss naik tipis 0,01 persen sore ini.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya