Berita

iPhone/RMOL

Tekno

Siapkan hingga 90 Juta Perangkat, Apple Pede iPhone Terbarunya akan Hit

KAMIS, 29 AGUSTUS 2024 | 15:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menjelang peluncurnya, Apple nampaknya sangat percaya diri bahwa iPhone pertama mereka yang dilengkapi kecerdasan buatan akan menjadi hit. 

Sumber yang mengetahui rencana tersebut mengatakan, perusahaan bahkan telah memberi tahu pemasok untuk menyiapkan komponen dan suku cadang untuk sekitar 88 juta hingga 90 juta ponsel pintar, lebih banyak dari pesanan komponen awal tahun lalu untuk sekitar 80 juta iPhone baru. 

Apple sedang mempersiapkan penjualan iPhone pertamanya dengan Apple Intelligence (AI), yang mencakup fitur AI generatif. Perusahaan telah mengumumkan akan menyelenggarakan acara peluncuran produk andalannya pada 9 September mendatang.


Beberapa pembuat komponen mengatakan mereka bahkan menerima pesanan lebih dari 90 juta unit, meskipun mereka menambahkan bahwa pembuat iPhone biasanya memesan lebih banyak pada awalnya dan kemudian menyesuaikan jumlahnya setelah produk benar-benar mulai dijual.

Meskipun demikian, para pemasok tetap mengaku hati-hati, sebab saat ini Apple menghadapi tantangan yang semakin besar dari para pesaingnya di pasar Tiongkok, yang menyumbang sekitar 17 persen dari total pendapatannya dalam tiga bulan hingga 30 Maret.

Apple juga terjebak dalam baku tembak ketegangan AS-Tiongkok. Beberapa kali dalam setahun terakhir, Kementerian Luar Negeri Tiongkok menandai kekhawatiran"  atas risiko keamanan yang terkait dengan iPhone.

"Kami cukup berhati-hati atas pesanan Apple yang banyak, karena kami tahu pasar Tiongkok pasti akan memberikan persaingan yang ketat karena geopolitik," kata seorang eksekutif salah satu pemasok Apple, seperti dikutip dari Nikkei Asia, Kamis (29/8).

Jeff Pu, direktur pelaksana Haitong Securities, mengatakan perusahaannya memperkirakan pengiriman sekitar 88 juta iPhone baru tahun ini, tetapi ia tidak melihat ini sebagai awal dari "siklus super". 

"Kami mengantisipasi pemulihan yang relatif sederhana tahun ini," kata Pu. 

"Fitur-fitur Apple Intelligence, meskipun menjanjikan, mungkin tidak memberikan kemajuan yang luar biasa pada tahun 2024. Kami percaya bahwa tahun 2025 bisa menjadi tahun yang lebih penting karena ekosistem AI yang lebih luas semakin matang," ujarnya.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya