Berita

Representative Image/Net Tv

Bisnis

MD Entertainment Mau Caplok 80 Persen Saham NET TV, Segini Nilainya

KAMIS, 29 AGUSTUS 2024 | 12:01 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Rumah produksi, PT MD Entertainment Tbk (FILM) berencana mengakuisisi 80,05 persen saham PT Net Visi Media Tbk atau NET TV, dengan nilai transaksi mencapai Rp1,65 triliun.

Nantinya, jika transaksi ini terealisasi, maka MD Entertainment bakal menjadi pemegang saham pengendali baru dari NET TV.

"Penyelesaian rencana transaksi material akan menyebabkan perseroan menjadi pengendali baru NET TV  mengingat perseroan akan memiliki lebih dari 50 persen saham di NET TV," kata Corporate Secretary FILM Fidela Hasworini dalam keterbukaan informasi, Kamis (29/8).


NET TV akan menerbitkan sekitar 25,2 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp50 per saham. Saham baru tersebut akan diserap oleh MD Entertainment, termasuk 13,24 juta saham hasil konversi surat utang senilai Rp661,95 miliar, serta 11,98 juta saham baru dalam bentuk uang kas senilai Rp599,1 miliar. 

Keseluruhan transaksi ini mewakili 60,98 persen dari total modal yang ditempatkan dan disetor oleh NET TV, dengan nilai pembelian mencapai Rp1,26 triliun.

Selain itu, MD Entertainment juga akan membeli saham NET TV dari PT Teladan Investama, PT Indika Inti Holo, dan PT Sinergi Lintas Media dengan nilai nominal Rp200 per saham, yang totalnya mencapai Rp394 miliar dan mewakili 19,07 persen saham.

Untuk membiayai akuisisi ini, MD Entertainment berencana melakukan private placement senilai Rp1,65 triliun. PT Permata Surya Gitatama dan PT Teladan Investama akan menyerap saham baru hasil private placement ini, yang dananya berasal dari konversi utang.

Fidela menambahkan bahwa akuisisi ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap bisnis MD Entertainment, mengingat kesesuaian dengan bisnis inti mereka di sektor media dan hiburan. 

Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat memperluas akses MD Entertainment ke saluran distribusi televisi, memperkuat kapabilitas produksi, dan membuat NET TV semakin kompetitif di industri.

"Perseroan memiliki rekam jejak produksi konten-konten televisi yang sukses. Dengan transaksi ini, NET TV akan mendapatkan akses kepada kapabilitas produksi perseroan yang akan membuat NET TV semakin kompetitif," ujarnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya