Berita

Presiden terpilih, Prabowo Subianto/Net

Bisnis

Program Prakerja Bakal Dilanjutkan Prabowo Subianto

SELASA, 27 AGUSTUS 2024 | 19:24 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah memastikan Program Kartu Prakerja untuk masyarakat Indonesia akan terus dilanjutkan oleh pemerintahan Presiden terpilih, Prabowo Subianto. 

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, saat menyoroti kelanjutan program andalan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"(Program Kartu Prakerja) Sudah masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025," kata Airlangga pada Selasa (27/8).


Meski demikian, Airlangga tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai alokasi anggaran dan target penerima manfaat program tersebut untuk tahun depan.

Sejak diluncurkan pada 2020, Program Kartu Prakerja tercatat telah memberikan pelatihan kepada sekitar 17,5 juta orang dari total 147 juta angkatan kerja di Indonesia hingga akhir 2023.

Untuk tahun ini, pemerintah menargetkan program tersebut dapat menjangkau 1,14 juta masyarakat dengan anggaran sekitar Rp4,8 triliun.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya