Berita

Sebaran potensi megathrust di Indonesia/Ist

Bisnis

Ancaman Megathrust: Implikasi bagi PLN dan Upaya Mitigasi Komprehensif

SELASA, 27 AGUSTUS 2024 | 19:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ancaman gempa megathrust berpotensi merusak infrastruktur energi dan jaringan listrik.

Atas dasar itu, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan persiapan dan mitigasi risiko yang komprehensif terhadap ancaman ini. Mulai dari analisis dampak fisik, dampak finansial, dampak reputasi, dampak hukum dan regulasi.

Hasil analisis dampak fisik, PLN mengurai potensi kerusakan infrastruktur jaringan listrik, gangguan pasokan listrik jangka panjang, dan potensi bencana sekunder.


"Kerusakan infrastruktur akibat gempa dapat memicu bencana sekunder seperti kebakaran, yang dapat memperparah kerusakan dan menambah beban tanggap darurat," demikian bunyi policy brief PLN untuk menghadapi megathrust sebagaimana dikutip redaksi, Selasa (27/8).

Adapun hasil analisis dampak finansial, PLN menjabarkan beberapa hal, mulai dari biaya perbaikan dan rekonstruksi infrastruktur, penurunan pendapatan dan hingga peningkatan biaya operasional.

Sementara PLN menganalisis dampak megathrust akan merusak citra perusahaan hingga tekanan publik dan pemerintah.

"Ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dalam situasi darurat dapat merusak citra PLN sebagai penyedia layanan esensial," lanjut keterangan PLN.

Analisis lain, gempa megathrust berdampak pada hukum dan regulasi, yakni PLN memiliki kewajiban untuk memulihkan pasokan listrik dalam jangka waktu tertentu sesuai peraturan yang berlaku.

Gempa megathrust juga berpotensi menimbulkan tuntutan hukum. Pihak-pihak yang dirugikan akibat pemadaman listrik berkepanjangan dapat mengajukan tuntutan hukum terhadap PLN.

Merujuk beberapa analisis dampak megathrust tersebut, PLN melakukan upaya mitigasi peningkatan ketahanan infrastruktur.

Pertama, desain infrastruktur tahan gempa. PLN akan meningkatkan standar desain bangunan dan jaringan listrik untuk lebih tahan gempa, seperti penggunaan material yang lebih kuat dan teknik konstruksi yang lebih canggih.

Kedua, teknologi monitoring dan deteksi dini. PLN akan mengadopsi teknologi terbaru untuk memonitor aktivitas seismik dan mendeteksi dini potensi gempa.

Ketiga, diversifikasi sumber energi. Dalam hal ini, PLN akan mengembangkan dan memanfaatkan energi terbarukan untuk mengurangi ketergantungan pada satu sumber energi yang rentan terhadap gangguan.

PLN juga akan memitigasi peningkatan kesiapsiagaan, berupa rencana darurat komprehensif, pelatihan karyawan dalam menghadapi situasi darurat dan memastikan kesiapan operasional, serta kerja sama dengan lembaga terkait.

Mitigasi lainnya yang akan dilakukan PLN adalah mempersiapkan asuransi dan keuangan berupa dana cadangan bencana yang didedikasikan untuk menanggulangi kerugian akibat bencana alam.

Dana ini dapat diakumulasikan secara bertahap dari laba perusahaan atau melalui alokasi khusus dalam anggaran tahunan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya