Berita

PKS didorong untuk balik mendukung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024/Istimewa

Politik

Manuver Golkar di Pilkada Banten Bisa Dorong PKS Balik Usung Anies

SELASA, 27 AGUSTUS 2024 | 16:18 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) disarankan mengikuti langkah Partai Golkar yang balik arah mendukung jagoan lamanya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024. 

"PKS seharusnya mengikuti langkah Golkar di Pilkada Banten. PKS bisa tinggalkan KIM Plus dengan kembali usung Anies. Jika mau dapat electoral gain ke depannya, PKS bisa balik dukung Anies," kata Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf, kepada RMOL, Selasa (27/8). 

Lanjut Gde, dirinya mendapat kabar, usai Golkar berbalik arah dukungan, internal partai PKS pun ikut ramai. 


Pasalnya, bila meninggalkan Anies, PKS akan disetir oleh partai-partai KIM. 

Otomatis, hal ini akan membuat konstituen di akar rumput yang juga pendukung Anies akan meninggalkan PKS. 

"Jadi PKS boncos kalau ninggalin Anies, tapi manuver Golkar balik ke Airin seharusnya juga dimanfaatkan PKS balik lagi ke konsisten dukung Anies. Biar enggak ikuti irama gendang penguasa," tutur Gde. 

"Kalau PKS cerdas ya, PKS seharusnya kembali ke kontituennya," tegas Gde. 

Pada awalnya, PKS sebagai peraih kursi terbanyak DPRD Jakarta menyatakan dukungan ke Anies untuk maju di Pilkada 2024. 

Namun, belakangan PKS justru bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus mengusung pasangan calon Ridwan Kamil-Suswono. 

Namun, kini potensi PKS balik dukung Anies terbuka menyusul aksi Golkar yang lebih dulu kembali mengusung Airin Rachmi Diany di Pilkada Banten usai mendapat rekomendasi dari PDIP.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Tak Sekadar Acara Formal. Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:09

Usulan RUU LGSP MUI Jadi Ujian Keseriusan DPR dan Pemerintah

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:06

Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:02

Dewas Soroti Ratusan Pemberitahuan Pro Justitia KPK Terlambat Disampaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:49

Prabowo Akan Terima Kunjungan PM Thailand di Istana Merdeka Sore Ini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:46

Indonesia Catat Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Harga Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:45

Tiga Masalah Utama Pemicu Turunnya Kepuasan terhadap Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:21

Selengkapnya