Berita

Ketua DPD Golkar Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar di kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (26/8)/RMOL

Politik

Mesin KIM Plus Makin Kokoh Menangkan RK-Suswono

SENIN, 26 AGUSTUS 2024 | 23:23 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

DPD Golkar Jakarta dipastikan solid dan siap memenangkan pasangan Ridwan Kamil (RK)-Suswono di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024. 

Apalagi ada dua partai baru yang bergabung mengusung RK-Suswono dalam wadah Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus. 

"Untuk saat ini masih satu (solid), bahkan tambah lagi nanti. Hari ini tambah lagi dua ada PBB dan Partai Prima yang bergabung di KIM Plus," kata Ketua DPD Golkar Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar di kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (26/8). 


Sejauh ini, lanjut Zaki, perubahan ambang batas syarat pencalonan paslon yang kini  menjadi 7,5 persen suara Pileg berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60/PUU-XXII/2024 tak begitu berdampak bagi Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus. 

Setelah syarat semua terpenuhi dan rapat berkelanjutan dengan KIM Plus, maka pasangan RK-Suswono akan segera mendaftar ke KPU Jakarta. 

"Teknis pendaftaran besok baru akan dirapatkan dengan partai koalisi semuanya akan seperti apa, apakah tanggal 28 Agustus 2024 atau 29 Agustus 2024 tergantung kelengkapan persyaratan, kelengkapan calon, dan juga persyaratan untuk pendaftaran," jelas Zaki. 

Diketahui, pendaftaran paslon peserta Pilkada Serentak 2024 akan dibuka selama tiga hari pada 27-29 Agustus 2024. 

Pasangan RK-Suswono sendiri didukung koalisi gemuk dari PKB, Gerindra, Golkar, PKS, Nasdem, PAN, Demokrat, PPP, PSI, Perindo, Partai Gelora, Garuda, PBB, dan Prima.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya