Berita

Ilustrasi/Net

Politik

PDIP Rugi Jika Tak Usung Kader Sendiri di Pilkada

SENIN, 26 AGUSTUS 2024 | 09:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Akan menjadi kerugian besar bagi PDI Perjuangan jika tidak mengusung kader sendiri di Pilkada 2024. Salah satunya, dalam Pemilihan Bupati Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Petahana Bupati Jepara yang juga kader PDI Perjuangan Dian Kristiandi berpotensi menang dalam Pilkada 2024. Hall ini tercermin dari hasil survei tiga lembaga survei.

Dalam survei Pandawa Research menunjukkan Dian Kristiandi mencatatkan elektabilitas 30,2 persen. Kemudian Witiarso Utomo di angka 27,9 persen, dan Nuruddin Amin sebesar 24,6 persen.


"Rugi jika PDIP di Pilkada Jepara tidak usung kader sendiri," ujar pengamat politik Nahdlatul Ulama Rikal Dikri dalam keterangannya, Senin (26/8).

Merujuk putusan terhadap perkara nomor 60/PUU-XXII/2024 yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora, tentang syarat partai politik dapat mengusung pasangan calon kepala daerah.

Garis besar putusan itu adalah Kabupaten/kota dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 500 ribu sampai 1 juta jiwa, partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memperoleh suara sah paling sedikit 7,5 persen di kabupaten/kota tersebut

Dengan syarat tersebut, dikatakan Rikal, PDIP bisa mengusung Dian Kristiandi bahkan tanpa koalisi, dibandingkan harus mengusung orang bukan kader banteng.

"Mengusung orang luar akan berdampak pada kemenangan PDI Perjuangan dalam Pilkada Jawa Tengah nantinya," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya